lagi.. satu lagi kebebasanku yang terenggut...
atas dasar tata krama bangsa jawa yang masih dipegang teguh bapakku maka kemerdekaan akan kakiku sendiri pun hilang sudah..
dulu tak ada kata batas kemana kakiku akan melangkah..
aku bebas selama itu tidak membebankan mereka.. mereka tidak perduli..
saat ini menjelang usiaku yang terus bertambah entah mengapa kekhawatiran bapakku pun bertambah.. dengan segala alasan dan adat istiadat yang disebutkannya maka resmilah kakiku terpenjara..
resmi seresmi resminya dengan kata "mulai sekarang kamu harus tau diri kalo kamu gadis jawa dan seorang guru maka jaga tingkah lakumu"
yang kurasa bukan marah.. bukan juga sedih..
tapi..
kecewa yang amat mendalam.. sekarang dimana aku sudah mulai bisa berdiri dengan kakiku ya dengan modalku sendiri tapi kakiku terantai tembus kedalam bumi.. sampai kedalam lapisan asthenosfer terdalam hingga inti bumi, tak ada celah tak ada ruang untuk 'kabur'
sekali lagi aku terpenjara dalam dinding2 kokoh yang sulit kuhancurkan..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar